Lama sekali rasanya nggak bergaul didunia maya, again alasan sibuk sibuk sibuk dan sibuk. Nggak ada waktu buat blogging. Rasanya 24 jam kurang. Brangkat pagi pulang malam. Kejar-kejaran dengan kerjaan ini itu. Standard banget. Bahkan waktu untuk si printil-printil kecil pun amat sangat sedikit. Apalagi mikirin diri sendiri. Dengan kehamilan ke-3 ini rasanya mendadak kesehatanku drop banget. Bulan lalu masuk emergency hanya karena "kehabisan bensin" istilah dokter alias bener-bener kecapean. Akhirnya virus masuk tanpa basa basi dan bobol lah pertahanan. Alhamdulillah akhirnya tidak ada apa-apa dengan sikecil mungil dalam perutku. Istirahat.. istirahat.., dan tenangkan pikiran itu aja pesan dokter.
Rasanya hidup ini jauuuuhhh dari seimbang, nggak bener banget. Kerja mulai nggak hepi. ibadah berantakan. Mulai berpikir harus berani mengambil langkah yang sedikit unusual alias agak radikal. Rasanya sudah cukup aku mengorbankan kesehatanku sendiri, bahkan anak-anak (yang terpenting). Ambil keputusan setelah project terakhir selesai rutinitas kantoran berhenti sejenak. Rasanya gamang banget karena selama 15 tahun terakhir aku selalu sibuk dengan yang namanya "opis awer" 9 to 5. Brangkat gelap pulang sudah gelap karena rumahnya jauh banget.
Stress? Jelas! Memikirkan bagaimana keluarga ini bisa survive. Tapi aku kembali memikirkan apa sih sebenarnya tujuan hidup ini? Kerja thok? Cari uang yang nggak akan pernah cukup? Trus.... bagaimana dengan buah hati kecilku? Tara sudah besar dan sudah bisa protes. Kalau aku pulang malam dan kebetulan dia belum tidur selalu bertanya, "mom...., why u r so late?" Pernah sekali nggak ngantor karena badan rontok banget dan dia bertanya, "u r not going to the office?" Pas aku bilang nggak dia spontan teriak, "horeeeee!!! paa.... momy's stay at home!!!" Pada saat itu aku bukannya tersenyum tapi malah menangis. Kemana saja aku selama ini, sibuk dengan dunia sendiri? Sekalipun sakit aku sempatkan untuk mengantar dan menjemput dia pulang sekolah. Seandainya ini bisa aku lakukan setiap hari.
Langkah nekat ini akhirnya aku ungkapkan juga ke kantor, apa boleh buat. Kesehatan dan keluarga diatas segala-galanya. Rejeki bisa dicari dengan cara lain. Tekat sudah bulat dan mulai Juni ini aku akan "berkantor" dirumah. Insya Allah semua berjalan lancar.
1 comments:
Yup welcome to the club ya Tin. Keluarga emang segalanya kan? Rezeki udah ada yang ngatur kan? Bisa didapat dari cara yang lain. Asyik banget koq Tin, seharian bareng anak.
Lagi hamil lagi ternyata. Senangnya. Doain aku nyusul dong..
Post a Comment