Friday, August 08, 2008

tumbang juga akhirnya…

Last trip ke KL untuk season ini akhirnya selesai juga tanggal 3 yang lalu, nggak hanya seneng karena tugas bolak balik yang melelahkan tersebut berakhir sementara tapi waktu untuk anak-anakku juga bisa kembali ke jalur normal. Phew…., benar-benar melegakan.

Rasa capek yang luar biasa memang sudah kurasakan sejak perjalanan pulang dari KL menuju Jakarta. Dengan bawaan extra souvenir yang gede banget dari organizing committee disana plus cool box ASI membuat beban bawaan yang harus ditenteng menjadi lebih banyak. Duhhh…, untung ini sudah trip terakhir. Ribet-ribet urusan travelling dengan ASI akhirnya selesai.

Selama dipesawat aku nggak sempat makan malam, pas masuk badan pesawat, simpan barang-barang dan minta selimut trus tidur. Heran, badan kok rasanya capekkkk banget tak terkira. Perut rasanya kembung berat, ahhh mungkin ini masuk angin seperti biasa. Begitu sampai di Jakarta, badan rasanya nggak membaik walaupun sudah bablas 2 jam tidur didalam pesawat. Apa minta kursi roda aja ya, dengan bawaan sebanyak ini, dan lagi di bandara Jakarta kan ga ada trolley kecil hingga ke imigrasi. Hmmm, daripada ribet aku memutuskan untuk membawa semua barang sendiri dan jalan aja, biasa…. sok kuat sok macho.

Untungnya nunggu bagasi keluar ga lama, langsung dijemput papa Roy. Seperti biasa on the way pulang sempet mompa ASI dimobil. Dirumah hanya makan roti, maklum pas sampai udah jam 11.30 malam, males lah makan makanan lain padahal perut laper banget. Aku langsung tertidur setelah itu, bangun karena Rafa harus minum susu dan kemudian tidur lagi sampai pagi.

Ternyata aku benar-benar sakit, bangun tidur pagi badan rasanya nggak karuan, badan lemes banget, pusing, rasanya dunia berputar, kembung banget dan mual. Padahal harus ngantor nih. Akhirnya karena benar-benar nggak mungkin bangun aku putuskan untuk tidak kekantor. Mungkin tidur sehari membuat keadaan membaik pikirku, apalagi malam itu aku juga rencana mau dipijat.

Selasa pagi papa Roy berangkat ke Hongkong untuk Olimpiade, yahh… ini bener-bener aplusan banget, kayak satpam. Mulai dari PON yang lalu. Aku pulang dari KL Roy berangkat ke Kaltim, trus Roy pulang aku pergi lagi ke KL. Sekarang aku pulang Roy berangkat lagi…, kasian deh, ketemuannya jarang banget hehe…

Karena nggak tahan dengan keadaan badan, aku telpon mama minta dianterin ke dokter. Pas dokter memeriksa dia tanya kenapa dan minta diceritakan sedikit aktivitasku belakangan ini. Memang sih…, pada saat cerita baru sadar ternyata aku ini bukan wonder woman.

Pasca melahirkan bulan Maret yang lalu, dirumah hanya 3 minggu karena begitu banyak kerjaan yang nggak bisa ditinggal, dengan sangat terpaksa aku harus kembali bekerja walaupun keadaan belum pulih benar. Libur selama 3 minggu pun terpakai waktu bekerja dirumah, alias nyuri-nyuri waktu pas Rafa tidur aku kerja, kan harusnya Rafa tidur ya aku tidur karena proses melahirkan adalah proses yang sangat melelahkan. Beberapa temanku bilang aku sebenarnya cuti sakit atau melahirkan? Hehehe...

Disamping waktu istirahat yang sangat singkat, mulai bulan Juni lalu hingga Agustus ini aku disibukkan dengan urusan travelling bolak balik Jakarta – Kuala Lumpur karena season World Cup dimulai. Kalo dipikirin emang edan. Kerja kantor Senin sampai Jumat, pulang malam trus Sabtu subuh berangkat ke KL disana kerja trus Minggu malam pulang. Tengah malam sampai rumah nggak bisa langsung tidur karena terpotong acara menyusui. Senin pagi dah bangun lagi dan ngantor lagi sampai weekend berikutnya.

Dokter hanya geleng-geleng kepala…, dia hanya bilang badan kamu ini sudah minta istirahat. Mungkin selama ini sudah merasa nggak enak tapi nggak pernah dirasakan. Ini sudah akumulasi dari semuanya, alias energi masuk dan keluar sudah tidak seimbang lagi. Hanya ada satu obat, istirahat. Kamu makan tidur aja kayak pensiunan. Hahaha… aku ketawa lho dengernya. Dia hanya kasi obat untuk menghilangkan rasa mual yang luar biasa dan pusing. Dia bilang kalau dalam 5 hari nggak membaik kamu harus periksa darah ya.

Alhasil… sekarang aku dirumah, kayak pensiunan. Makan dan tidur, karena emang nggak bisa apa-apa lagi sekarang. Yah…., berpikir positif aja kali, selama 5 hari bisa bersama anak-anak. Hari ini hari ke-5 aku dirumah dan alhamdulilah keadaanku sudah sangat membaik.

1 comments:

sisesu said...

titien..jaga kondisi ya jeng...btw, si rafa plek mukanya roy ya? kacian mamanya numpang liwat lagi...