Monday, May 05, 2008

tara dan rafa

Bahagia rasanya kalau melihat kedua belahan jiwa sayang-sayangan kayak gini. Sejak Tara resmi menjadi kakak, perlahan-lahan kami mengajarkannya untuk mau mengalah dan berbagi. Kadang-kadang egonya keluar kalau sang adik menangis dan mama-nya mau menyusui, tiba-tiba si kakak minta digendong, minta dipeluk dan minta bermain. Jadilah kami pintar-pintar membagi waktu dan perhatian agar Tara nggak merasa tersisih dengan kehadiran adiknya. Kami yakin dia sayang dengan sang adik karena begitu bangun pagi selalu mencari adiknya dan suka posesif kalau ada yang bercanda mau minta sang adik. Tapi ada juga momen-momen dimana setelah dia mengelus-elus sang adik mendadak kok dia memukul. Duh..., yang satu ini bener-bener harus dijaga karena kami belum percaya membiarkan mereka hanya berdua saja.

3 comments:

Zee said...

Weh, cemburu dia, ampe mukul gitu. Musti diperhatikan bener2 berarti mbak..

Adiknya itu kok lutu banged.... buleet...... :D

sisesu said...

wah tien, diborong papa roy semua ya wajahnya?
kemana aja jeung..kangen deh.

Qolby said...

hihihi...aku jg ngalamin hal yg sama ma anak2ku...Qolby sayang bgt ma adiknya tp blm bisa kontrol kekuatannya..duh menyeramkan, gak bisa meleng dikit juga...BTW Rafa lucu banget di foto itu, kaya boneka aja...hehehe....