Tentunya semua ini adalah karunia dariNya. Tanpa rencanaNya tentu semua ini tidak akan berjalan demikian lancar. Sebentar lagi tangan kecil ini akan memiliki teman bermain. Tara nggak akan sendiri lagi dan nggak akan kesepian lagi. Kasian dia, karena kami tinggal jauh dari mana-mana, nggak ada tetangga, nggak ada teman seumur Tara dilingkungan kami. Akhirnya Tara bermain dengan anjing, kuda, kura-kura, ikan dan hewan-hewan lain disekeliling rumah, juga dengan mbak Muji dan teman-teman kerja papa.Rupanya Tuhan begitu cepat mendengar dan mengabulkan doa kami. Ditengah kekuatiran kami akan kesehatan papa, lagi-lagi kami diberikan jalan olehNya. Perlahan tapi pasti keadaan papa Roy kembali pulih. Kalau dua minggu yang lalu sewaktu mama pergi ke Kuala Lumpur papa bahkan nggak bisa berjalan sama sekali, sekarang papa bahkan pelan-pelan sudah bisa naik kuda kembali.
Walaupun saat ini mama ada jauh di Kuala Lumpur, tapi perasaan udah jauh lebih tenang. Pertama, keadaan papa Roy sudah jauh lebih baik, sungguh-sungguh merupakan 'improvement' yang nggak disangka-sangka karena kami sempat berpikir papa Roy nggak bisa naik kuda lagi. Tapi ternyata berkat doa dan kesabaran, bisa pulih juga.
Kedua, surprise dipagi hari dua hari sebelum mama berangkat ke KL, benar-benar melengkapi kebahagiaan kami. Terima kasih ya Tuhan, rasanya tak henti-hentinya kami mengucap syukur atas segala karuniaMu dalam kehidupan keluarga kami.
2 comments:
Selamat ya.. Ikutan senang ya Tin. Semoga lancar ampe lahiran. Papa Roy, juga cepat sembuh ya..
Alhamdulillah..... aku ikut senang ya Tien. Semoga semuanya lancar. Tara punya dede dan Papa Roy sehat kembali.
Post a Comment