Friday, June 01, 2007

Fesol, selamat jalan adikku

Hampir seminggu berlalu, tapi rasanya masih teringat dengan jelas pagi-pagi mas Moel menghubungiku dan menyampaikan berita duka ini. ”Tien, Fesol udah nggak ada ya.” Kaget, sedih, nggak percaya bercampur aduk semuanya. Aku dan Roy tanpa sadar menitikkan airmata, nggak percaya, bahkan sehari sebelumnya kami masih berbincang-bincang dengannya. Minggu, 27 May 2007 merupakan hari yang nggak mungkin kami lupakan.

Kami mengenal Fesol lebih dari 10 tahun yang lalu, pada saat kami masih sama-sama bekerja di Arthayasa Stables. Pada saat itu Fesol masih sekolah, baru masuk SMA, pindah dari Cipayung tempat tinggalnya ke Jakarta. Fesol adalah anak yang baik hati, tidak pernah berprasangka buruk terhadap siapapun. Dalam perjalanan karirnya, ia sempat menjadi wakil Indonesia di beberapa event internasional seperti Sea Games 2001 dan 2005.

Foto ini adalah kenangan kedekatanku dengannya. Kalau nggak salah foto ini diambil saat kami sedang mengikuti kompetisi di Bandung tahun 2001 yang lalu, kualifikasi menjelang Sea Games. Kita memang tidak pernah tahu kapan waktu itu tiba, tapi kami yakin bahwa semua ini sudah menjadi takdirmu. Selamat jalan adikku, semoga Allah melapangkan jalanmu. Doa kami selalu menyertaimu.

2 comments:

sdtarkisatu-84 said...

turut berbelasungkawa tien...ini adek beneran bukan? semoga arwah beliau diterima disisiNya. amin.

btw, gw liat fotomu bersama kekasih jaman SMP..ihik ihik...mesranyaaaaaaaaaaaa...huhuy. bikin cerita aaaaah! liat blog donk, dah rame lho...

Dhona said...

Tien, turut berduka cita ya. Semoga jalannya dilapangkan.